Tampilkan postingan dengan label Akhlak Tasawuf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhlak Tasawuf. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Juni 2013

FANA dan BAQA


 BAB II
PEMBAHASAN

A.  Pengertian dan Hubungan Al-Fana, Al-Baqa dan Al-Ittihad
Dari segi bahasa al-fana berarti hilangnya wujud sesuatu. Fana berbeda dengan al-fasad (rusak). Fana artinya tidak tampaknya sesuatu, sedangkan rusak adalah berubahnya sesuatu kepada sesuatu yang lain.1
Bagi sufi, fana mempunyai banyak pengertian, misalnya diartikan sebagai keadaan moral yang luhur, sebagai definisi yang mereka berikan, yaitu fananya sifat jiwa atau sirnanya sifat-sifat yang tercela.2
Sebagai akibat dari fana adalah baqa. Secara harfiah baqa berarti kekal, sedang menurut yang dimaksud para sufi, baqa adalah kekalnya sifat-sifat terpuji, dan sifat-sifat Tuhan dalam diri manusia.
Dalam pengalaman para sufi, fana selalu diiringi dengan baqa dimana keduanya ini merupakan kembar yang tidak dapat dipisahkan.