BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian dan Hubungan Al-Fana, Al-Baqa dan Al-Ittihad
Dari segi bahasa al-fana berarti
hilangnya wujud sesuatu. Fana berbeda dengan al-fasad (rusak). Fana
artinya tidak tampaknya sesuatu, sedangkan rusak adalah berubahnya sesuatu
kepada sesuatu yang lain.1
Bagi sufi, fana mempunyai banyak
pengertian, misalnya diartikan sebagai keadaan moral yang luhur, sebagai
definisi yang mereka berikan, yaitu fananya sifat jiwa atau sirnanya
sifat-sifat yang tercela.2
Sebagai akibat dari fana adalah baqa.
Secara harfiah baqa berarti kekal, sedang menurut yang dimaksud para sufi, baqa
adalah kekalnya sifat-sifat terpuji, dan sifat-sifat Tuhan dalam diri manusia.
Dalam pengalaman para sufi, fana selalu
diiringi dengan baqa dimana keduanya ini merupakan kembar yang tidak dapat
dipisahkan.
FANA dan BAQA